BERSYUKUR SETIAP
SAAT
Nama :
Heni Mustikasari
No Peserta :
13101304
Dari
begitu bangun pagi di kamar lantai atas sampai turun ke lantai bawah, sudah
berapa kali saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur? Mungkin sudah lima
kali sampai tujuh kali. Dalam satu hari?berapa kali saya berterimakasih dan
bersyukur dalam hati? Berapa kali saya ucapkan dengan lantang dengan orang
lain? Mungkin bisa 50kali sampai 100kali, bisa jadi lebih, karena tidak saya
hitung.
Tidak praktis kedengarannya?kok aneh mengucapkan
terima kasih sampaipuluhan kali dan satu hari? Bahkan ratusan kali? Jawabannya
mudah saja: dengan berterima kasih danbersyukur, kita selalu mencari sisi
positif dari segalasesuatu. Dengan mencari sisipositif, maka diri kita menbjadi
semakin positif dalam melihat segala sesuatu. Pasti ada putih setitik didalam
hitam kelam dan adahitamsetitikdidalampitih bersih
Dengan
selalu mengingat kelimpahan kita,otaknkita mencetak keyakinan (believe)
bahwamemang benar kita hidup dalam kelimpahan. Maka, semau perbuatan kita
didasari oleh keyakinan ini, termasuk persepsidiri kita sebagai personifikasi
dari sukses. Lantas, sampai kapan
perlumengucapkan terima kasihdan bersyukur berpuluh puluhkali tersebut?
Sepanjang hayat. Ah, tidak praktis, mungkin ada yang berpendapat demikian. Sekali lagi bahwa ini tidakmengajarkan untuk
suskses dalam semalam, namun dengan mengubah mindset (pola pikir) maka segala factor eksternal yang sering
menjadi atributorang sukses akan dating dengan sendirinya bagaikan arussungai.
Berterima
kasihg danbersyukur tohtidak memerlukan modal uang maupoun sumber dayaapapun.
Intinya hanya satu,yaitu kemauan keras untuk mengubah diri. Jangan pikirkan
“pahal” yang Anda dapat dari perbuatan ini dulu. Jangan pula mengharap nasib
akan berubah dalamsekejab.yang jelas, dengan mengucapkan terima kasih kepada
orang lain tanpaada rasa keterpaksaan dan rasa canggung sajasudah merupakan
jembatan kita kedalamhati orang itu.
“Terima kasih” tidak akan pernah
ditolakoleh orang lain, malah biasanya disambut dengan senyum lebar danhati
yang sedikit lebih lrmbut daripada sebelumnya. Ini saja sudah merupakan magnet
yang bisa membantu kita semmuadalam memproyeksikan diri yang sukses keluar.Jadi, jika ada keragu-raguan dank
e-engganan untuk berterima kasih da bersyukur dalam skala dan frekuensi luar
biasa,maka sebaiknya Anda urungkan niat Anda untuk personifikasi
darisuksesitusendiri. Amin…